Kalau dilihat dari sisi awam sih memang bagus. Hamil anak pertama dan kedua bisa dilakukan saat usia masih muda. Pun nanti anak kedua selisih usianya gak terlalu jauh dengan kakaknya sehingga bisa menjadi teman bermain yang pas.
Tetapi bagaimana bila dipandang dari sisi kesehatan? Ternyata jarak kehamilan yang terlalu dekat memiliki beberapa risiko medis yang bisa dialami oleh janin yang ada dalam kandungan. Risiko medis itu dapat berupa, antara lain:
Dari risiko medis diatas makin meningkat bila jarak kehamilan kurang dari 12 bulan.
- Kelahiran prematur
- Lepasnya plasenta dari dinding rahim
- Bayi lahir dengan berat badan rendah
- Kelainan bawaan pada janin
- Berisiko menderita penyakit schizoprenia
Lalu berapa sih jarak kehamilan yang ideal?
Menurut studi yang kami ketahui, jarak kehamilan yang ideal adalah antar 18 sampai 24 bulan, tapi usahakan kurang dari 5 tahun. Mengapa? Karena jarak kehamilan yang terlalu jauh juga memiliki konsekuensi medis yang lain.
Itulah sepotong penjelasan dari klinikid tentang Risiko Yang Bisa Terjadi Bila Jarak Kehamilan Terlalu Dekat. Semoga bermanfaat untuk semua dan terimakasih.

0 Response to "Hati-hati Risiko Yang Bisa Terjadi Bila Jarak Kehamilan Terlalu Dekat"
Post a Comment
Komentarlah Dengan Bijak